Perbedaan realme Narzo 20 dan realme Narzo 30

Perbedaan realme Narzo 20 dan realme Narzo 30

Moominke – Penerus realme Narzo 20 lahir pada Mei 2021. Nama yang diberikan untuk realme Narzo 30. Jika kita hitung, jarak kelahiran kedua ponsel ini sekitar 8 bulan, mengingat Narzo 20 muncul. publik pada September 2020.

Selama ini, Realme tentu bekerja untuk membuat desain yang membuat Narzo 30 berbeda dari pendahulunya.

Anda mungkin sudah tahu bahwa kedua ponsel ini memiliki beberapa perbedaan luar dan dalam, setelah melihat spesifikasi di atas. Jadi, mari kita analisis perbedaannya satu per satu!

1. Desain dan dimensi

Tentu Anda sudah tahu bahwa kedua ponsel ini berbeda hanya dengan melihatnya. Ya, keduanya dibuat dengan desain yang berbeda. Realme Narzo menggunakan desain yang disebut Victory Design.

Fitur utama dari desain ini adalah penutup belakang yang dapat menunjukkan efek huruf holografik “V” saat terkena cahaya. Di luar itu, penutup belakang memiliki tulisan “narzo” di atasnya, sensor sidik jari, dan modul kamera hitam persegi.

Jika Anda menoleh ke depan, Anda akan melihat layar dengan lekukan berbentuk tetesan air mata di tengah atas. Lekukan adalah sarang kamera selfie. Ada dua pilihan warna untuk Narzo 20: Silver Sword dan Blue Blade.

Di sisi lain, Narzo 30 menggunakan desain yang disebut Champion Design. Desain ini juga menonjolkan bagian belakang yang memiliki garis lurus seperti lintasan.

Trek berisi chevron berbentuk “V”, yang terhubung dengan modul kamera persegi panjang hitam. Ada logo “narzo” di ujung jalan.

Sedangkan di bagian depan terdapat layar yang memiliki lubang untuk kamera di pojok kiri atas. Narzo 30 dengan Champion Design memiliki dua pilihan warna: Racing Blue dan Racing Silver.

Selain dari desain, yang membuat kedua ponsel ini berbeda dari segi tampilan adalah dimensinya. Narzo 30 sedikit lebih kecil dalam banyak hal. Ukurannya 162,3 x 75,4 x 9,4 mm dan berat 192 gram. Sedangkan Narzo 20 yang lebih besar memiliki dimensi 164,5 x 75,9 x 9,8 mm dan bobot 208 gram.

2. Tampilan

Kedua ponsel tidak menggunakan panel keluarga OLED, yang menjadi favorit saat ini. Mereka berdua sepakat untuk meningkatkan sisi layar dengan layar IPS 6,5 inci.

Namun, Narzo 30 lebih unggul karena memiliki resolusi Full HD+ (1080 x 2400 piksel). Hasilnya, konten yang ditampilkan jauh lebih tajam dengan kerapatan piksel 405 dpi. Selain itu, kecepatan refresh 90Hz juga didukung, membuat pengalaman menggulir media sosial menjadi mulus dan mulus. Anda juga dapat memainkan game 90fps.

Terakhir, kecerahan maksimum Narzo 30 dapat menembus 580 nits. Sementara itu, layar Narzo 20 masih menggunakan resolusi HD+ (720 x 1600 piksel, 270 ppi), refresh rate 60Hz, dengan kecerahan puncak 560 nits.

3. Chipset

Sektor dapur pacunya dihuni oleh chipset dari keluarga yang sama, yakni MediaTek Helio G series. Chipset kelas menengah yang dirancang untuk game. Namun, model yang digunakan kedua ponsel tersebut berbeda.

Narzo 30 menggunakan chipset Helio G95, sedangkan Narzo 20 bekerja dengan Helio G85. Secara strata, Helio G95 sebenarnya lebih besar. Alasannya tak lain karena arsitektur yang digunakan lebih baik.

Ya, chipset ini sudah menggunakan Cortex A76 untuk 2 core cepatnya yang disetel ke kecepatan 2,05 GHz. Kelompok prosesor lainnya memiliki 6 inti Cortex A55 berdaya rendah dengan clock 2,0 GHz.

Helio G85 terdiri dari 2 core performa Cortex A75 (2,0 GHz) yang dipadukan dengan 6 core Cortex A55 (1,8 GHz) yang hemat energi. Di sinilah perbedaan menjadi jelas. Namun, masih ada satu hal yang membedakan yaitu GPU yang dibawa masing-masing.

Helio G95 dilengkapi dengan GPU Mali G76 MC4, sedangkan Helio G85 menggunakan GPU Mali G52 MC2. GPU Mali G52 memiliki kecepatan clock yang lebih cepat (1 GHz vs. 900 MHz). Namun, ia hanya memiliki 4 core, bukan 20 seperti Mali G76. Lebih banyak core berarti GPU dapat melakukan lebih banyak pekerjaan.

4. Kamera

Industri pengambilan gambar juga menjadi pembeda antara kedua ponsel. Jumlah lensa kamera yang digunakan sama, tiga di bagian belakang dan satu di bagian depan. Namun, spesifikasi dan tugasnya tidak sama.

Terutama di kamera ketiga dan kamera selfie. Kamera ketiga Narzo 20 dihuni oleh lensa ultra-wide 8 MP f/2.3, dengan sudut pandang 119 derajat. Sedangkan Narzo 30 menggunakan lensa depth sensor 2 MP f/2.4 (b&w).

Selain itu, kamera selfie Narzo 30 menggunakan resolusi 16 MP dengan aperture f/2.1. Kamera selfie Narzo 20 hanya memiliki resolusi 8 MP, namun aperture-nya sedikit lebih besar, yakni f/2.0.

Hal lain yang membuat perbedaan di industri kamera adalah resolusi perekaman video pada kamera utama. Meski sama-sama menggunakan kamera utama 48 MP, Narzo 30 bisa lebih padat karena resolusinya bisa menembus 4K pada 30 fps. Ada juga EIS untuk menstabilkan video. Sedangkan Narzo 20 yang stuck bisa melakukan video 1080p 60fps.

Sumber : Berita Teknologi Terbaru